Hidupkan Suksesmu dengan
Indosat Mobile


#Twitalk: Live Talk Show
via Twitter Timeline


Welcome to Twitterland
Wayne Rooney


Daftar aplikasi Twitter
untuk Ponsel


Kamus istilah-istilah
dalam Twitter


Cara cepat tambah
follower dengan Retweet.it


Cara cepat tambah
follower dengan Twiends


Menghubungkan antara Twitter
dan Facebook wall


Aplikasi Java gratis:
email, internet, chatting


Membuat banner foto
di profil Facebook


250 Situs Web
Pegeruk Dollar
...

RBT Penyelamat Industri Musik di Zaman Digital


“Jika ada yang gratis mengapa harus beli?” Itulah ungkapan yang berlaku di zaman sekarang. Zaman digital atau internet. Semua serba mudah, cepat, dan terlebih gratis.

Efek yang ditimbulkan dengan budaya ini sangat dahsyat. Selain kecepatan informasi dan konten dalam pembuatan dan penerimaan, dampak negatif yang muncul juga tidak sepele.

Khususnya dalam dunia musik. Musisi seakan kebakaran jenggot takala single dan album mereka beredar luas di internet dan dapat diunduh secara bebas dan gratis.

Namun untunglah masih ada Ring Back Tone (RBT). Dengan RBT, seniman masih dapat mendapatkan apresiasi dari karya yang dihasilkan baik dari segi materi maupun pengakuan.

Royalti yang mereka terima dari tiap RBT yang diunduh pengguna telepon selular, dapat membuat siuman industri musik tanah air setelah pingsan berkepanjangan akibat lesunya penjualan album.

Apakah RBT masih akan bertahan di masa depan? Tampaknya akan tetap eksis. Asalkan Badan Regulasi Telekomunikasi (BRT) tidak sembrono dalam mengambil keputusan pada kisruh premium content.

Author: sherlomes. Editor: ibnu azis. Monday, December 19, 2011. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0.

Sherlomes - Indonesian Social Media Blog - Blog Media Sosial - 2009-2011 - View Mobile Version - Contact - Designed by SimplexDesign.