Hidupkan Suksesmu dengan
Indosat Mobile


#Twitalk: Live Talk Show
via Twitter Timeline


Welcome to Twitterland
Wayne Rooney


Daftar aplikasi Twitter
untuk Ponsel


Kamus istilah-istilah
dalam Twitter


Cara cepat tambah
follower dengan Retweet.it


Cara cepat tambah
follower dengan Twiends


Menghubungkan antara Twitter
dan Facebook wall


Aplikasi Java gratis:
email, internet, chatting


Membuat banner foto
di profil Facebook


250 Situs Web
Pegeruk Dollar
...

Kapan Emas Anda Akan Naik Harganya?


Pada artikel sebelumnya Mengamankan Uang Agar Tidak Dimakan Inflasi sudah sedikit dijelaskan tentang cara supaya duit kita tak dirampok inflasi. Emas adalah jawabannya. Posting kali ini lebih difokuskan kapan sebaiknya kita menjual emas.

Memang kalau emas serampangan dijual hanya akan berkurang nilainya (nilai ini berbeda-beda di tiap took emas. Bisa dipotong per gram bisa dipotong per 10%). Karena itu, diperlukan trik tersendiri, dan sebagai pemilik emas kita memang harus update pengetahuan kapan sebaiknya emas dijual.

Pertama, masa-masa hari raya (idul fitri-idul adha-natal-dll). Kenapa pada saat itu harga emas naik? Biasanya tiap orang hendak tampil prima saat berkunjung ke sanak family-nya. Istilah kerennya: sombong-sombongan. Permintaan terhadap emas (dan mungkin kebutuhan lainnya) jelas meningkat. Saat itu harga emas tentu melambung. Itulah saat yang tepat untuk menjual emas kita.

Kedua, per setahunan. Umumnya, harga emas – sekurun lima tahun terakhir – mengalami kenaikkan terus-menerus. Tiap-tiap tahunnya kenaikan umumnya 30%. Tak perlu 30% yang banyak-banyaklah, naik 10% saja sudah menguntungkan – minimal kita tidak terpotong biaya potong harga jual kembali. Semakin lama (tahunan) semakin mahal harga emas. Jadi inilah waktu terbaik untuk menjual emas kita – kalau mau dijual.

Kiranya demikian dulu postingan kali ini. Lain waktu Lilih akan sambung kembali.

Berseberangan pendapat dengan Lilih? Tuliskan di box komentar. [Lilih]

*Penulis adalah admin di Indonesia Revive! dan dapat dikunjungi di laman pribadinya disini.

Author: sherlomes. Editor: ibnu azis. Saturday, July 30, 2011. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0.

Sherlomes - Indonesian Social Media Blog - Blog Media Sosial - 2009-2011 - View Mobile Version - Contact - Designed by SimplexDesign.