Kicauan Twitter akan Diasuransikan
all, news, social media Thursday, April 28, 2011
Perusahaan asuransi asal Kanada tertarik untuk mengasuransikan kicauan yang beredar bagi setiap pengguna di twitterland. Apa pasal?
Di setiap harinya, jutaan tweets tercipta di jagad Twitter. Dan tak jarang di setiap tweet tersebut memiliki resiko yang tinggi akan masalah hukum.
Menurut Malcolm Randles, underwriter atau penjamin dari Perusahaan Asuransi Kiln, banyak tweep yang kurang mengerti, jika tweets yang mereka tuliskan sesungguhnya memiliki resiko.
Tidak sedikit pengguna Twitter yang menuliskan tweet yang sangat sensitif. Pengacara asuransi asal Kanada, Eric Dolden mengatakan, terkadang mereka lalai dengan menampilkan subyek serta obyek di tweets tersebut.
“Sedikit contoh”, imbuh Dolden, “salah satu tweet yang beresiko misalnya: ‘Bos saya adalah sapi yang sangat gemuk.’” Di tweet ini sangat rawan akan masalah hukum. Mereka rata-rata lupa jika menampilkan tempat dimana bekerja dan siapa bosnya.
“Kicauan yang sejenis demikian sangat rawan akan gugatan. Akibat dari tweet tersebut dapat menimbulkan kesan negatif bagi perusahaan.” Imbuh Dolden.
Beberapa waktu yang lalu, ketika Mesir bergejolak, perusahaan mode Cole dengan entah sengaja atau lalai menge-tweet: "Jutaan orang berkumpul di Kairo, rumornya mereka mendengar koleksi terbaru kami sudah tersedia di internet."
Apa imbasnya, hujan kritik pedas mengalir ke akun Cole. Dan tak pelak, lima jam kemudian Cole menghapus tweet tersebut dan meminta maaf. Dan produk Cole terancam diboikot.
“Asuransi di media sosial hanya menunggu waktu. Hampir mirip dengan asuransi mobil atau kesehatan. Eksekusi dari ide ini hanya tinggal menunggu waktu.” Papar Dolden.













