...

Blog Sebagai Website Pribadi Personal


Brand, tokoh, perusahaan, atau media, biasanya mempunyai website pribadi. Website ini bukan untuk kepentingan bisnis, kebijakan, atau aktivitas mereka, namun biasanya sebagai media personal yang mencerminkan pemikiran, gagasan, perilaku, atau tindakan individu, dan tak jarang sebagai media komunikasi antara produsen dengan konsumen atau atasan dengan bawahan.

Tak jarang, website pribadi tersebut akan terwujud melalui sebuah blog. Dan blog sebagai contoh website pribadi tentu saja akan beda konten, isi, serta materinya dengan website induk. Apa yang dituangkan di blog biasanya tidak akan sama dengan dengan website utama. Karena sifatnya personal maka kontennya pun berisi buah pemikiran dari pemilik blog.

Sebuah website pribadi personal dalam bentuk blog umumnya akan beralamat mengikuti sub domain website induk. Misalkan website induk beralamat di http://bebas.com/, maka website/ blog personalnya akan beralamat di http://budi.bebas.com/. Dan jumlah domain tersebut tidak terbatas. Tergantung pada paket domain dan hostingan ketika melakukan tranksaksi pembelian.

Bagi kita yang menginginkan sebuah website personal, jika tidak memiliki website induk, tidaklah harus berkecil hati. Karena tidak sedikit para tokoh, publick figur, penulis, atau kalangan artis yang memakai blog gratisan sebagai media website pribadi personal mereka.

Blog sebagai contoh website pribadi personal tidaklah harus bertampilan mewah dan terkesan ‘gagah’. Karena website pribadi personal hanya diisi konten-konten terkait dengan empunya blog. Misalkan buah pemikirannya, gagasannya, hasil renungan, kritik-kritik sosial, atau portofolio karya pribadi yang tidak dipublikasikan.

Bentuk blog tersebut akan seperti rentetan postingan (artikel) dengan beberapa kategori tertentu dan dilengkapi dengan kotak komentar. Sang empunya blog menuliskan apa yang ada dalam pikirannya dalam lembaran laman-laman blog yang dapat dinikmati serta dikomentari oleh pengunjung.

Misalkan Anda adalah seorang Dosen pengajar di Universitas. Selain mengajar, Anda mempunyai kesibukan lain dalam menulis jurnal atau makalah kampus atau komunitas. Dengan memiliki website pribadi personal, walaupun hanya sebatas blog, buah pemikiran Anda di luar aktivitas mengajar dan dapat disalurkan.

Seperti gagasan baru dalam sistem pembelajaran, kritik sosial terhadap kejadian baru-baru ini, atau pun portofolio Anda yang tidak sempat dipublikasikan di media lain. Secara singkat, website pribadi personal dapat diartikan sebagai wajah dan wadah diri Anda di dunia ‘lain’. Karena media online untuk zaman sekarang, diyakini bakal mengikis eksistensi media offline di masa depan.

Lantas pertanyannya sekarang, untuk membuat blog sebagai contoh website pribadi personal langkahnya bagaimana? Sangat mudah. Sangat cepat. Dan sangat gampang. Ada dua buah mainstream blog besar yang paling sering digunakan sebagai website pribadi personal.

Mereka adalah Blogger.com dan Wordpress.com. Di kedua media blog tersebut, Anda dapat membuat blog dalam hitungan menit. Bahkan detik. Meski berstatus platform gratisan, namun Blogger dan Wordpress bukanlah tool bloging murahan. Di keduanya memiliki fitur-fitur dan plugin jempolan yang tak kalah dengan website ‘beneran’.

Meskipun nanti dalam alamat yang diberikan terdapat subdomain blogspot.com atau wordpress.com, namun hal tersebut bukan menjadi titik lemah atau ‘kecacatan’ dari sebuah media blog. Jika ingin menghendaki sebuah domain .com layaknya website yang ada, tinggal membeli domain di penyedia alamat domain di internet dengan range harga 60 ribu hingga 100 ribu rupiah.

Nah, jika Anda sudah memiliki website, selain bisa dimanfaatkan sebagai media menulis, Anda juga bisa memanfaatkannya menjadi sebuah media bisnis online. Caranya, belajarlah di asianbrain.com agar pengetahuan Anda tentang website tidak sebatas untuk keperluan menulis saja. Tidak ada salahnya jika sambil menulis dan menginformasikan sesuatu, Anda juga mengeruk uang, bukan? Selamat mencoba.

Tulisan ini pernah dimuat di AnneAhira.com.

By: Ibnu Azis. Editor: Sherlomes. Friday, February 04, 2011. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0.

.

Sherlomes - Indonesian Social Media Blog - Blog Media Sosial - 2009-2011 - View Mobile Version - Contact - Designed by SimplexDesign.