...

Seesmic vs Tweetdeck - Siapa Yang Lebih Unggul?

Pengguna Twitter atau Tweeple pastilah tidak akan asing dengan dua desktop Twitter Client di atas. Tweetdeck serta Seesmic, dua aplikasi yang membutuhkan Adobe Air untuk menjalankannya. Antara Seesmic dengan Tweetdeck memiliki persamaan. Namun tak sedikit juga perbedaan yang menjadikan dua software ini "berseteru" untuk berebut hati Tweeple dalam bermain Twitter.

Pertama dilihat dari persamaannya dulu. Keduanya jelas dapat menjalankan Twitter. Itu wajib. La wong namanya juga Twitter Desktop Client (seperti Twhirl misalnya) hehehe, namun, ada hal yang menarik. Antara Tweetdeck serta Seesmic sama-sama dapat memainkan akun Twitter untuk lebih dari satu akun. Jika Anda adalah seorang marketing yang memanfaatkan Twitter sebagai sarana untuk menjalin komunikasi dengan pelanggan serta media promosi dan interaksi, memiliki akun Twiter lebih dari satu adalah hal yang wajar.

Kedua, jika dilihat dari menu atau fitur yang ditawarkan, antara Seesmic dan Tweetdeck juga hampir tidak jauh berbeda. Replay, Retweet, DM, auto shortern URL's dan lain sebagainya ada disini. Mulai dari upload image, video bahkan tranlate Tweets atau menterjemahkan Tweets Anda ke bahasa lain pun ada (hanya Tweetdeck). Lengkap komplet namun tidak pakai telor hehehe. Dan kedua software ini akan merefresh secara otomatis jika terdapat Tweets yang masuk atau Replay dan DM bahkan jika terdapat new follower (hanya Tweetdeck)

Persamaan yag ketiga, antara Seesmic dan Tweetdeck dapat menjalankan akun Facebook. Nah, Anda yang ketagihan, keranjingan, tergila-gila, cinta mati dengan Facebook hehehe tak ada salahnya menggunakan Tweetdeck serta Seesmic. Bagaimana dengan fitur-fiturnya? Lumayan lengkap, ada wall, komentar, foto, catatan dan lain sebagainya (minus chat tentunya). Dan Anda juga dapat mengelompokkan fitur-fitur tersebut sesuai kebutuhan. Misalnya, jika Anda hanya ingin melihat kabar terbaru status updates Facebook pilih saja status updates saja. Jika ingin melihat kabar semuanya pilih saja all feeds. Atau jika ingin melihat foto atau video terbaru, cari saja menunya dan klik hehehe.

Lantas apa perbedaan antara Seesmic dengan Tweetdeck? Siapa yang lebih unggul? Mari kita cermati satu persatu.

1. Penambahan Akun
Untuk masalah ini telah dijelaskan diatas bahwa antara Seesmic dan Tweetdeck dapat menjalankan akun Twitter lebih dari satu dan ditambah akun Facebook. Nah untuk Tweetdeck, tidak hanya akun Facebook. Tweetdeck bahkan support akan aku Myspace. Seesmic belum terdapat fasilitas seperti itu. Untuk hal ini Tweetdeck unggul sementara 1:0 lewat gol @sherlomes hehehe (kidding)

2. Service
Service atau layanan yang ditawarkan antara Tweetdeck dengan Seesmic beragam. Rata-rata keduanya menawarkan service yang berhubungan dengan Twitter. Untuk Tweetdeck, layanan yang diberikan hanya tiga macam. Pertama untuk shorten URL's (bit.ly, is.gd, tinyurl dan twurl). Kedua untuk upload image (tweetphoto, yfrog dan twipic). Dan yang terakhir adalah untuk statistik Twitter (Twittercounter). Bagaimana dengan Seesmic? Untuk Seesmic layanan yang diberikan hampir sama namun minus Twitter Counter atau statistik. Layanan tersebut adalah, pertama untuk shorten URL's (bit.ly, digg.com, is.gd, snurl.com, tr.im, twurl.nl). Dan layanan upload image yang ditawarkan adalah mobypicture, twitpic, tweetgo, pickchur, posterous, dan yfrog. Lantas siapa yang libih ungul dalam masalah service? Untuk kelengkapan layanan, jelas Tweetdeck ungul. Karena plus dengan Twittercounter. Namun untuk service secara keseluruhan, Seesmic berada didepan karena banyak pilihan untuk opsi yang akan digunakan. What's the conclusion? (sok british hehehe) Saya kira untuk masalah ini antara Tweetdeck dan Seesmic seri atau istilah caturnya "remis" hehehe. Namun tetap hingga point ke dua overall kedudukan masih 1:0 untuk Tweetdeck.

3. Fitur Kolom
Dalam penambahan kolom antara Tweetdeck serta Seesmic tidak terbatas. Berapapun kolomnya yang akan ditambahkan bebas terserah Anda. Namun yang perlu dicermati, fitur kolom antara Tweetdeck dengan Seesmic berbeda. Pertama kita lihat fitur kolom Seesmic dulu. Untuk Seesmic, fitur yang dapat ditambahkan di kolom baru hanya home, replies, private, sent serta favorite. Plus ditambah kolom tentang userlist dan search. Sedangkan untuk Tweetdeck, menu yang dapat ditambahkan di kolom baru antara lain all friends (home), replies, mention, Dm, favorite, groups, new followers, Tweetdeck Recomendation (saran dari Tweetdeck), Twitter search, Twitscoop, stocktwits, 12second's, quick profile dan masih banyak lagi (saya capek jika harus ngetik satu persatu hehe). So, Anda tahu kan siapa yang lebih unggul dalam masalah fitur kolom? Yak benar, Tweetdeck yang unggul. Sekarang Tweetdeck unggul 2:0 atas Seesmic. Kembali @sherlomes mencetak gol yang kedua (hehe).

4. Tampilan atau layout.
Masalah tampilan, semua tweeple pasti sudah amat sangat akrab dengan kedua software tersebut. Namun tahukah Anda, jika di Tweetdeck kita dapat merubah layoutnya (hanya warna). Nah bagaimana dengan Seesmic? Nihil. Saya cari ke semua menu option tidak ada menu untuk merubah layout warna. Dan asyiknya lagi, setiap tampilan yang telah dirubah, akan di tweets secara otomatis (Tweetdeck). Contohnya seperti tweets saya berikut ini: @sherlomes: My TweetDeck color scheme - BG1: 222222 BG2: 333333 INPUT: 666666 TXT1: FFFFFF TXT2: BDBDBD. Cukup menarik bukan? Kembali Tweetdeck unggul atas Seesmic. Score sekarang menjadi 3:0. Lagi2 @sherlomes ngegolin, horee hatrick kos endanggggg (LOL!)

Sebenarnya masih banyak yang dapat dibahas disini. Namun apa gunanya diteruskan, takutnya nanti para penggemar Seesmic akan sakit hati membacanya, sudah jelas Tweetdeck telah hatrick 3:0 tanpa balas (gw @sherlomes yg ngegolin semua mamen hehe). Bisa-bisa jika dibahas lebih lanjut, score yang terjadi justru bisa lebih parah dari yang dituliskan diatas. Mungkin bisa 4:0, atau 6:0 bahkan 10:0 (sepakbola atau basket mas? hehe). Yasudah. Gambaran diatas hanyalah sekelumit pengalaman saya ketika menggunakan Tweetdeck dan Seesmic. Lantas apa kesimpulannya? Jika saya, sejujurnya akan memilih Tweetdeck! Mengapa? Ya baca lagi nomor satu sampai empat diatas hehe. Karena Tweetdeck lengkap, komplet dan mudah pengoperasiannya serta tidak mebingungkan. Tidak percaya? Silahkan coba kedua aplikasi tersebut dan tuliskan reviewnya disini (jika Anda tertarik untuk menjadi kontributor penulis di sherlomes.com) atau di komentar. Ada sanggahan tentang tulisan ini? Mari kita berdialog, follow saya di Twitter @sherlomes atau di Facebook atau via YM (sherlomes) dan kita sama sama belajar bersama bagaimana mengembangkan sosial media di internet (ngajak dialog atau promosi mas? wkwkwk). Semoga berguna dan salam.

Download Tweedeck klik disini dan download Seesmic klik disini atau disini ingin jadi pacar saya klik disini (bohong hehe)

By: Ibnu Azis. Editor: Sherlomes. Sunday, November 22, 2009. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0.

.

Sherlomes - Indonesian Social Media Blog - Blog Media Sosial - 2009-2011 - View Mobile Version - Contact - Designed by SimplexDesign.